Logo

From Wiki Kampung Gajah
Jump to: navigation, search
Kita Gag NGomonGin Gajah kok!

Berdasarkan arsip , logo dibuat tanggal 2 Juli 2004 oleh Doni,

Contents

Diskripsi Logo ID-GMAIL

  1. bekgron putih melambangkan kulkas
  2. melambangkan buntut gajah
  3. ah sebaiknya donceh yang nulis ini

Semiotika Desain

Logo ID-GMAIL ini tidak banyak mengubah logo asli dari GMAIL sendiri. Sementara Gmail adalah layanan email gratis dengan kapasitas yang sangat besar. Logo ini secara sekilas menampakkan bentuk gajah. Seperti kita tahu, gajah memiliki beberapa keunikkan. Dia besar, hidup berkoloni, lucu dan di satu sisi bisa sangat membantu manusia walaupun di sisi yang lain bisa juga mengancam. Tetapi pada dasarnya seekor gajah tidak pernah mengancam jiwa makhluk hidup lain kecuali dia sendiri terancam. Dari sini terlihat representasi komunitas ini. Komunitas ini terbentuk dari layanan Gmail yang waktu itu tergolong sangat besar. Komunitas ini sendiri "berdiri" di tahun 2004, tepat ketika awal-awal layanan email dengan kapasitas 1GB diluncurkan oleh Gmail. Waktu itu belum banyak orang mendapatkan fasilitas ini, karena untuk mendapatkan layanan ini, haru di invite terlebih dahulu. Di antara ratusan layanan email gratis yang tersebar di dunia internet, maka Gmail menjadi sangat mencolok karena waktu itu rata-rata layanan yang diberikan adalah 1MB - 6MB.

Naluri gajah, kalau boleh disebut demikian (sesuai dengan logonya), muncul. Naluri untuk berkoloni. Maka muncullah komunitas ini, berbagi invite dan berbagi kata. Gajah di logo tersebut tampak sedang menaikkan belalainya. Ada tiga kemungkinan ketika gajah menaikkan belalainya, yaitu:

  1. Memanggil teman-temannya, biasanya sambil mengeluarkan suara yang khas.
  2. Mandi, namun ini tidak sesuai dengan logo karena tidak terlihat semburan air.
  3. Di dalam sirkus.

Kaitan dengan logo tersebut, hanya point pertama yang sangat mungkin terjadi. Berarti dugaan awal bahwa ada naluri untuk berkumpul menghasilkan logo yang menggambarkan gajah memanggil kawanannya. Jangan heran kalau di dalam komunitas tersebut anda akan menemukan sapaan yang sangat kental nuansa "persaudaraan"-nya. Saya masih tergabung hingga saat ini, dan sepertinya sudah menjadi bagian dari gajah-gajah yang ada di sana, sehingga cukup nyaman untuk saling berbagi. Warna logo ini, selain mengambil warna asli dari GMAIL, juga menghadirkan warna ekstra merah dan putih. Kombinasi ini, ditambah penambahan kata INDONESIA pada logo tersebut, merujuk pada wilayah maupun lokasi dimana komunitas ini berada. Domainnya adalah Indonesia, sebuah wilayah kepulauan yang didalamnya memang juga terdapat gajah.

Merujuk pada perkataan sang desainer sendiri dalam situsnya Oom Benny:

“makanya bekgron nya putih, ‘kan dalam kulkas, “jawab Doni Kristian Dachi, si pembuat logo happening itu. Ya.. ya.. ya… bener juga… :P
Wawancarapun berlanjut… ;) Trus, biasanya kan logo ada filosofinya segala. Kalo logo ini? “ga ada, aehiehieahi namanya juga logo iseng, tadi subuh pas begadang semi semi ngantuk gitu pas liat logo gmail di pojok kiri atas kok itu hurup G nya kaya belalai gajah yang lagi terangkat keatas.. ya udah.. dibikin aja kaya gitu, “kata Doni.

Pemakaian warna putih sebenarnya memberi tanda bahwa dia ada di dalam kulkas. Tanpa keterangan di atas, orang tidak akan tahu akan hal ini. Namun, sekedar informasi, kulkas adalah satu dari beberapa benda yang sangat akrab dengan komunitas ini. Dan di dalam komunitas ini, kulkas adalah barang yang bisa dilempar, diduduki, dikampak (ini juga salah satu pusaka yang dihormati di komunitas), diambil pintunya (bagian dari pusaka yang menjadi pusaka tersendiri), dan lain-lain. Tentu saja fungsi kulkas untuk menyimpan sesuatu biar tidak menjadi basi, juga tetap diperhatikan.

Lantas apa makna dibalik pemakaian kulkas ini?

Refrigator, kulkas, peti sejok, adalah sebuah penemuan teknologi yang cukup berpengaruh luas di bumi ini. Terlepas dari pengrusakan ozone akibat dari pemakaian freon untuk teknologi ini (saat ini sudah berkembang teknologi kulkas yang tidak merusak ozone), namun fungsinya masih sangat dibutuhkan.

Fungsi utama kulkas adalah Media penyimpanan. Dia menyimpan barang sehingga bisa tidak busuk, sampai suatu saat nanti dibutuhkan. Hal ini menggambarkan bagaimana para pengguna gmail menyikapi gmail itu sendiri. Gmail bukan lagi sebagai sarana email-emailan, ataupun sarana komunikasi, namun juga sebagai sarana penyimpanan. File-file yang diperlukan bisa disimpan sementara di gmail, tanpa perlu takut email akan penuh dan kiriman email seseorang akan bounce.

Baiklah, sekarang kita kembali kepada warna. Modality dari desain ini adalah warna-warna ceria. Warna-warni ceria ini satu gambaran yang cukup jelas akan suasana di dalam komunitas ini. Kegiatan utama mereka akhir-akhir ini yang cukup berbeda dengan tema awal didirikannya komunitas ini, tak lepas dari upaya mereka, para IT-ers, untuk having fun. Kembali ke masa-masa kecil. Guyonan-guyonan menjadi bagian dari dialog yang ada.

Mungkin ada gajah yang mengganggu gajah yang lain. Gajah yang menyeruduk gajah kecil yang lain, atau mungkin buang air besar di tempat minum gajah besar yang lain, namun penyelesaian secara fun tetap eksis. Gentle, Polite, namun tetap fun.
Dengan demikian desain logo id-gmail ini merepresentasikan satu komunitas yang besar, besar dalam skala kegiatan (hingga sekarang sudah terarsip 12800 email lebih), besar dalam kapasitas (gmail sekarang sudah 2GB lebih dan menurut info resmi gmail sendiri, mereka menuju ke infinity +1 ), dan besar dalam hal besar email yang dikirim.

Komunitas ini berada di Indonesia, hal ini terlihat dari tulisan INDONESIA dan kombinasi warna merah-putih. Di dalamnya terdapat orang-orang yang having fun dengan cara mereka sendiri.

Sebenarnya warna merah-putih ini untuk daerah tertentu di Indonesia mempunyai makna tersendiri. Semisal, untuk daerah maluku, warna merah-putih adalah warna yang mereka pakai untuk upacara pela-gandong, yaitu pengangkatan saudara antara satu suku dengan suku yang lain. Sayang saya belum mendapatkan informasi mengenai hal ini untuk daerah Nias. Sebuah analisis Semiotik semestinya memperhatikan hal ini, karena faktor-faktor bawah sadar dari seorang desainer adalah faktor modality yang juga cukup menentukan. Oh iya, kalau mau bilang bahwa desainer ini (karena cukup lama hidup di surabaya) terpengaruh oleh kultur surabaya-madura, maka warna merah dan putih ini mengacu pada kaos yang dipakai oleh para carok. Ah.. tapi saya sudah capek. :p

Info Tambahan

Blog-blog yang mengomentari logo ini begitu dipublish:

  1. Benny, id-gmail-atau-id-gajah-sih (wawancara dengan Donceh)
  2. Idban, id-gmail-punya-logo-baru
  3. Rony, Semiotika dan Desain

Rasanya donceh sendiri nulis entry blog mengenai logo ini, tapi di mana don?

Logo Ulang Tahun

Artikel ini belum selesai.
Anda dapat menambahkan atau mengurangi isi Artikel ini
Personal tools